• Kamis, 30 Juni 2022

Terkait Politik Identitas, Refly Harun : Tamparan Keras Bagi Partai Politik

- Senin, 20 Juni 2022 | 13:26 WIB
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun. (sl/Ist/Antara)
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun. (sl/Ist/Antara)

STORILOKA.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, mengatakan bahwa politik identitas tak lagi laku untuk dijual pada Pilpres 2024.

Menurut Refly Harun, hal itu bisa menjadi tamparan bagi partai politik atau pihak yang masih suka jualan politik identitas.

“Apakah itu soal intoleransi, radikalisme, ekstrimisme, kadrun, dan lain sebagainya,” ujarnya dilansir dari kanal YouTube Refly Harun, Senin (20/6/2022).

Baca Juga: Surya Paloh : Partai NasDem Ingin Mengusung Capres Terbaik Bagi Bangsa

Refly Harun mengatakan bahwa politik identitas seakan menampilkan bahwa publik tak punya lagi kecerdasan intelektual untuk bisa berdebat.

“Misalnya, PSI bilang tak mau pilih Anies Baswedan karena dinilai Anies antiintoleransi. Lalu, apa evaluasi mereka untuk pemerintahan Anies?” katanya.

Advokat itu juga menegaskan jika seseorang mengkritik pemerintah intoleran, mereka juga harus bisa memberikan saran.

Baca Juga: Begini Analisis Refly Harun Jika Partai NasDem dan Demokrat Berkoalisi

Meski demikian, Refly Harun menilai politik identitas selalu dipakai secara gamblang saat kampanye.

Halaman:

Editor: Jhonatan Raga

Sumber: YouTube Refly Harun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X