• Kamis, 30 Juni 2022

KPK Terima 27 Laporan Dugaan Korupsi di Provinsi NTT

- Selasa, 21 Juni 2022 | 09:44 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (sl/Ist/Antara)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (sl/Ist/Antara)

STORILOKA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sejak Januari hingga Juni 2022 sudah menerima sebanyak 27 laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi di Provinsi NTT.

"Ada 27 dugaan korupsi yang kami terima, masih dalam tahap verifikasi," kata Deputi Pendidikan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Wawan Wardiana, kepada wartawan usai acara Pembukaan Bimbingan Teknis Antikorupsi untuk Lintas Elemen di Kupang, Senin (20/6/2022).

Wawan Wardiana menjelaskan bahwa laporan tersebut bersifat dugaan dan masih didalami KPK.

Baca Juga: Eltari Memorial Cup di Lembata Ditunda Ke September 2022

Nanti KPK akan bergerak menindaklanjuti laporan berdasarkan bukti-bukti yang kuat.

"Kalau tidak ada bukti, maka berhenti. Karena ada juga yang melapor habis itu dihubungi kembali tidak bisa, ditelepon tak diangkat, email tak dibalas, kan susah juga," ujarnya.

Ia mengatakan KPK mempertimbangkan objek dugaan korupsi yang menjadi wewenang KPK adalah penyelenggara negara atau aparat penegak hukum.

Baca Juga: Pengamat Sebut Penghapusan Tenaga Honorer Perlu Ditangani Secara Bijak

"Tetapi kalau kepala dinas yang diduga korupsi, maka itu eselon II, bukan di KPK tetapi kalau ada bukti awal, maka disambungkan ke kepolisian atau Kejaksaan," tandasnya.

Halaman:

Editor: Jhonatan Raga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X