• Kamis, 30 Juni 2022

BMKG Sebut 8 Daerah di NTT Ini Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan

- Senin, 16 Mei 2022 | 12:36 WIB
Kebakaran hutan di Flores, Provinsi NTT. (sl/Ist/Antara)
Kebakaran hutan di Flores, Provinsi NTT. (sl/Ist/Antara)

STORILOKA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa 8 daerah di Provinsi NTT ini rawan mengalami kebakaran hutan dan lahan.

Peringatan dini yang disampaikan oleh BMKG, kebakaran hutan dan lahan rawan terjadi di wilayah Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Malaka, sebagian kecil Timor Tengah Utara, Sumba Timur, serta seluruh Kota Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.

"Daerah-daerah potensial itu berstatus sangat mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan," kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang BMKG, Agung Sudiono Abadi, pada Senin (16/5/2022).

Baca Juga: Gubernur NTT : Amarasi Harus Jadi Salah Satu Pusat Lumbung Pangan dan Ternak di NTT

Ia menjelaskan bahwa dalam kondisi yang sangat kering, alang-alang dan dedaunan bisa terbakar dan memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah-daerah yang rawan.

"Kondisi angin kencang yang bersifat kering juga membuat potensi karhutla meluas semakin tinggi," ujarnya.

Agung Sudiono Abadi menghimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah-langkah mitigasi kebakaran hutan dan lahan.

Hal itu antara lain dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. ***

Editor: Jhonatan Raga

Sumber: BMKG

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X