• Kamis, 30 Juni 2022

BMKG sebut NTT wilayah rawan gempa bumi dan tsunami

- Minggu, 15 Mei 2022 | 01:18 WIB
Ilustrasi tsunami. (sl/Ist/Pixabay)
Ilustrasi tsunami. (sl/Ist/Pixabay)

STORILOKA.COM - Koordinator mitigasi gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan bahwa NTT miliki dua generator gempa yang menjadikan wilayah tersebut rawan terhadap gempa bumi dan tsunami.

Dalam ruang diskusi PRBBK Inklusif yang disiarkan secara daring di Jakarta, Jumat (14/5/2022), Daryono juga menjelaskan wilayah NTT bukan daerah lempeng benua, namun merupakan daratan yang terjadi di atas proses vulkanisme wilayah Sunda Kecil.

"Tempat ini di samping terdapat banyak gunung aktif, wilayahnya juga aktif secara tektonik. Karena itu diapit oleh dua sumber gempa potensial dari utara dan selatan," ujar Daryono.

Baca Juga: BMKG Prakirakan Gempa Bumi di NTT Berpotensi Picu Tsunami Lebih dari 3 Meter

Di bagian utara NTT terdapat gempa sesar naik busur belakang, kemudian bagian selatan terdapat bidang kontak zona megathrust yang memiliki kekuatan maksimum M 8,5 dan zona benioff, tempat terjadinya gempa interslab.

"Gempa-gempa di sekitar wilayah Bali, NTB dan NTT ini ada kontak-kontak, pernah memicu kerusakan yang cukup besar," kata Daryono.

Gempa-gempa tersebut dapat diprediksi terjadi di atas M 6 di sekitar Manggarai, Flores Timur maupun Sikka.

Menurut Daryono, jika sesar naik Flores di utara aktif, maka bisa memicu terjadinya gempa yang berefek di atas VI-VII MMI, bahkan bisa rusak berat jika strukturnya lemah di pusat gempa, maka bangunan-bangunan akan roboh.

Bangunan yang tidak tahan terhadap gempa dapat menimbulkan jatuhnya korban jiwa, maupun bencana ikutan atau collateral hazards mulai dari longsor, kebakaran, likuifaksi, hingga tsunami. ***

Halaman:

Editor: Jhonatan Raga

Sumber: BMKG

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X