• Kamis, 30 Juni 2022

BMKG Prakirakan Gempa Bumi di NTT Berpotensi Picu Tsunami Lebih dari 3 Meter

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 15:06 WIB
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,9 di Kabupaten Manggarai, NTT, pada Senin, 28 Februari 2022. (sl/Ist/BMKG)
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,9 di Kabupaten Manggarai, NTT, pada Senin, 28 Februari 2022. (sl/Ist/BMKG)

STORILOKA.COM - Koordinator mitigasi gempa bumi dan tsunami BMKG, Daryono, mengatakan dari pemodelan yang dilakukan dari sumber gempa bumi di NTT, berpotensi memicu tsunami hingga lebih dari 3 meter.

Daryono dalam ruang diskusi inklusif secara daring di Jakarta, Jumat (13/5/2022) mengungkapkan dari hasil pemodelan, jika sesar naik Flores aktif dengan kekuatan M 7,4 maka bisa terjadi tsunami hingga 3 meter di Labuan Bajo, Manggarai, Flores, Alor.

Dampak tsunami akan lebih parah lagi, jika ada ikutan longsoran di dasar laut.

Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Banda Aceh

Sementara di sumber gempa selatan NTT, yakni zona megathrust Sumba, jika berkekuatan M 8,5 maka kawasan Sumba, Labuan Bajo, Manggarai, Sabu, Rote, Kupang bisa terjadi tsunami di atas 3 meter.

Kemudian dari pemetaan di Desa Tiwatobi Larantuka, Flores Timur, tsunami bisa menjangkau hingga 500 meter dari bibir pantai dengan tinggi gelombang 3-6 meter. Waktu tiba diperkirakan selama 3 menit setelah gempa.

"Masyarakat di sekitar sini harus diedukasi dengan evakuasi mandiri. Tidak bisa menunggu peringatan BMKG, karena warning BMKG keluar setelah 5 menit hasil pemodelan kami di daerah yang kami petakan ini," ujarnya.

Sehingga masyarakat dihimbau jika merasakan gempa kuat saat berada di pantai maka harus segera menjauh.

"Tidak perlu menunggu peringatan dini dari BMKG, karena respons evakuasi mandiri dari gempa yang terjadi, yang berhubungan dengan keselamatan," kata Daryono. ***

Halaman:

Editor: Jhonatan Raga

Sumber: BMKG

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X