• Kamis, 30 Juni 2022

Polisi Diminta Tindak Tegas Penyebar Paham Radikalisme

- Jumat, 17 Juni 2022 | 09:00 WIB
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti. (sl/Ist/Tangkapan layar)
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti. (sl/Ist/Tangkapan layar)

STORILOKA.COM - Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, mendukung aparat kepolisian untuk menindak tegas penyebar paham radikalisme sesuai hukum yang berlaku.

"Poin penting sebenarnya hukum kita adalah memberikan tindakan tegas terhadap pelaku dan penyebar radikalisme dan memberikan sanksi terhadapnya. Itu peran penting dari hukum kita yang berkenaan dengan radikalisme ini," tegasnya dalam kegiatan diskusi publik bertajuk "Tantangan Radikalisme di Alam Demokrasi, Kamis (16/6/2022).

Sebab menurutnya, demokrasi mengakomodir semua ide dan pemikiran, termasuk ide-ide yang menolak demokrasi itu sendiri.

Baca Juga: Terkait Radikalisme, BNPT Waspadai Ormas Khilafatul Muslimin

Namun, demokrasi tidak mentolerir ide-ide yang mengarah pada tindakan destruktif seperti menyebarkan paham radikalisme, seperti yang dilakukan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI).

"Salah satu hal yang menyebabkan ia dilarang adalah penganut-penganut organisasi tersebut melakukan tindakan destruktif yang dapat mengganggu masyarakat yang lain. Semisal dengan cara melakukan kekerasan dan lain-lain," kata Ray Rangkuti.

Peneliti Setara Institute, Cucu Sutrisno, juga sepakat dengan Ray Rangkuti. Sebab, penegakan hukum bagi kelompok yang hendak merongrong Pancasila dan UUD 1945 teramat penting.

Baca Juga: Ketua DPR RI : Pemilu Diselenggarakan Harus Sesuai Prinsip Demokrasi

"Perlu adanya Penegakan hukum yang adil dan tentu tidak melanggar HAM," ujarnya.

Halaman:

Editor: Jhonatan Raga

Sumber: RRI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X