• Senin, 3 Oktober 2022

Seorang Gadis Meninggal di Tahanan Polisi, Warga Iran Protes dan Aksi Mereka Tak Terbendung

- Senin, 19 September 2022 | 13:24 WIB
Seorang gadis meninggal di tahanan, warga Iran protes dan aksi mereka tak terbendung. (sl/Ist/storiloka/Reuters via NDTV)
Seorang gadis meninggal di tahanan, warga Iran protes dan aksi mereka tak terbendung. (sl/Ist/storiloka/Reuters via NDTV)

STORILOKA.COM - Aksi protes besar-besaran terjadi di Iran sejak Jumat (16/9/2022) hingga Minggu (18/9) setelah seorang gadis meninggal dalam tahanan polisi moral yang menegakkan aturan jilbab yang ketat.

Sementara di media sosial Twitter, tagar #MahsaAmini menjadi trending topik para penutur bahasa Presia yang marah atas kematian gadis tersebut.

Amini yang masih berusia 22 tahun itu meninggal pada Jumat (16/9/2022), Ia mengalami koma setelah penangkapannya di Teheran awal pekan ini.

Baca Juga: Istri Diceraikan Suami Setelah Rasakan Nikmatnya Malam Pertama, Sepele Tapi Sangat Fatal !!!

Dia ditangkap lantaran bersuara dan menyoroti hak-hak perempuan di Iran. Polisi menolak kecurigaan media sosial bahwa dia dipukuli dengan mengatakan bahwa dia jatuh sakit saat dia di tahanan.

Melansir Reuters pada Minggu (18/9/2022), para pengunjuk rasa berkumpul di sekitar Universitas Teheran dan meneriakkan "Perempuan, Kehidupan, Kebebasan".

Diketahui bahwa di bawah hukum syariah Iran, wanita diwajibkan untuk menutupi rambut mereka dan mengenakan pakaian yang panjang dan longgar.

Baca Juga: Pelaku yang Siksa TKW Indonesia Hingga Tewas di Arab Batal Penjara Seumur Hidup, Ternyata Ini Alasannya!

Warga yang berani melanggar hukum syariah akan menghadapi teguran publik, denda atau penangkapan.

Halaman:

Editor: Jhonatan Raga

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X