Korea Utara Sebut Perjanjian Militer AS-Korsel-Jepang Mengarah ke 'NATO Asia'

- Minggu, 3 Juli 2022 | 15:30 WIB
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memimpin rapat politbiro Partai Buruh yang berkuasa, di tengah pandemi Covid-19 di Pyongyang, Korea Utara, Selasa (17/5/2022), dalam foto yang dirilis Agensi Berita Sentral Korea (KCNA). (sl/Ist/Antara/KCNA via Reuters)
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memimpin rapat politbiro Partai Buruh yang berkuasa, di tengah pandemi Covid-19 di Pyongyang, Korea Utara, Selasa (17/5/2022), dalam foto yang dirilis Agensi Berita Sentral Korea (KCNA). (sl/Ist/Antara/KCNA via Reuters)

STORILOKA.COM - Korea Utara melontarkan kritikan terkait kesepakatan penguatan kerja sama militer antara Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang baru-baru ini sebagai sarana untuk mewujudkan rencana AS membangun aliansi militer seperti NATO di wilayah tersebut.

Juru bicara kementerian luar negeri Korea Utara memberikan pernyataan seperti itu ketika ia menjawab pertanyaan KCNA, kantor berita Korea Utara, Minggu (03/7/2022).

Baca Juga: Amerika Serikat Kritik Rusia dan China yang Menentang Sanksi PBB atas Korea Utara

"Realitas jelas menunjukkan bahwa tujuan AS sebenarnya dengan menyebarkan desas-desus tentang 'ancaman dari Korea Utara' adalah mencari alasan untuk mencapai supremasi militer di kawasan Asia-Pasifik," kata juru bicara Kemenlu Korea Utara.

"Keadaan saat ini membuat upaya pertahanan negara semakin mendesak untuk ditingkatkan agar dapat secara aktif mengatasi situasi keamanan yang memburuk dengan cepat," ujarnya menambahkan.

Para pemimpin Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang pekan lalu bertemu di sela-sela KTT NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) dan sepakat untuk mengeksplorasi cara lebih lanjut untuk memperkuat upaya menghadapi Korea Utara. ***

Editor: Jhonatan Raga

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X