• Kamis, 30 Juni 2022

Unjuk Rasa di Ekuador, Ribuan Penduduk Menuntut Bantuan Ekonomi dan Sosial

- Rabu, 22 Juni 2022 | 06:00 WIB
Truk demonstran melewati blokade jalan yang terbakar saat menuju ibu kota Quito setelah seminggu protes terhadap kebijakan ekonomi dan sosial Presiden Guillermo Lasso, di Machachi, Ekuador 20 Juni 2022. (sl/Ist/Reuters/Johanna Alarcon)
Truk demonstran melewati blokade jalan yang terbakar saat menuju ibu kota Quito setelah seminggu protes terhadap kebijakan ekonomi dan sosial Presiden Guillermo Lasso, di Machachi, Ekuador 20 Juni 2022. (sl/Ist/Reuters/Johanna Alarcon)

STORILOKA.COM - Ribuan penduduk asli Ekuador memenuhi jalan-jalan di ibu kota Quito pada Senin, mendesak Presiden Guillermo Lasso memenuhi tuntutan mereka soal bantuan ekonomi dan sosial.

Di tengah kenaikan biaya hidup, aksi-aksi protes telah digelar sejak Senin, (20/0602022) pekan lalu untuk menyampaikan 10 tuntutan.

Di antara 10 tuntutan itu, mereka meminta pemerintah untuk menurunkan harga BBM, mencegah perluasan industri minyak dan tambang, dan memberi tempo lebih lama bagi petani kecil dan menengah untuk melunasi pinjamannya.

Baca Juga: Liga Champions Musim 2022/2023 Mulai Bergulir

Guillermo Lasso telah menyerukan dialog dan mengumumkan rencana membantu sektor-sektor rentan di masyarakat.

Para pemrotes mengatakan upaya-upaya itu belum cukup.

Pada Senin, Guillermo Lasso memperluas dekrit "keadaan darurat", yang biasanya diberlakukan ketika terjadi bencana alam atau gangguan keamanan, dari tiga menjadi enam provinsi.

Namun, Guillermo Lasso mengambil langkah itu ketika majelis nasional, dimana ia tak punya dukungan mayoritas, sedang menggelar sidang untuk membatalkan dekret sebelumnya.

Baca Juga: Pengamat Sebut Penghapusan Tenaga Honorer Perlu Ditangani Secara Bijak

Halaman:

Editor: Jhonatan Raga

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X