• Kamis, 30 Juni 2022

NATO : Perang di Ukraina Akan Berlangsung Lebih Lama

- Minggu, 19 Juni 2022 | 17:08 WIB
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, pose bersama dengan prajurit Ukraina di sebuah titik saat serangan Rusia terhadap Ukraina berlanjut di luar kota selatan Mykolaiv, Ukraina, Sabtu (18/6/2022). (sl/Ist/reuters)
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, pose bersama dengan prajurit Ukraina di sebuah titik saat serangan Rusia terhadap Ukraina berlanjut di luar kota selatan Mykolaiv, Ukraina, Sabtu (18/6/2022). (sl/Ist/reuters)

STORILOKA.COM - Kepala aliansi militer NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara), Jens Stoltenberg, pada Minggu (19/6/2022) mengatakan bahwa perang di Ukraina bisa berlangsung bertahun-tahun.

Jens Stoltenberg mengatakan pasokan persenjataan bagi Ukraina akan memperkuat peluang pasukan negara itu untuk membebaskan Donbas di Ukraina timur dari kendali Rusia, seperti dilaporkan Bild.

"Kita harus siap melihat kenyataan bahwa ini bisa berlangsung bertahun-tahun. Kita jangan sampai menyerah dalam menyokong Ukraina," kata Stoltenberg, seperti dikutip surat kabar Jerman itu.

Baca Juga: PBB : Krisis Pangan Akibat Perang Ukraina Dorong Tingkat Pengungsian Global

"Bahkan walaupun biayanya mahal, tidak hanya untuk memberikan dukungan militer tetapi juga karena peningkatan harga energi dan pangan," ujarnya.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, yang pada Jumat (17/6) berkunjung ke Kiev, juga memperingatkan soal perang yang kemungkinan berlangsung lama di Ukraina.

Dengan demikian, tulis Johnson di kolom opini surat kabar Sunday Times, perlu dipastikan bahwa "Ukraina mendapatkan persenjataan, peralatan, amunisi, serta pelatihan yang lebih cepat dibandingkan dengan penyerbunya."

Baca Juga: Demonstrasi di India Bergulir Jadi Kerusuhan Protes Kebijakan Rekrutmen Militer

Ketika berbicara kepada pers pada Sabtu (18/6), Johnson menekankan jangan sampai ada "kejenuhan terhadap Ukraina".

Halaman:

Editor: Jhonatan Raga

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X