Minat Pembelian Kendaraan Listrik di Indonesia Masih Memasuki Tahap Awal

- Senin, 14 November 2022 | 09:05 WIB
Wuling Air EV - Minat pembelian kendaraan listrik di Indonesia masih masuki tahap awal. (sl/Ist/storiloka/wuling motors)
Wuling Air EV - Minat pembelian kendaraan listrik di Indonesia masih masuki tahap awal. (sl/Ist/storiloka/wuling motors)

STORILOKA.COM - Direktur Utama Adira Finance, I Dewa Made Susila, menilai bahwa minat pembelian kendaraan listrik (EV) di Indonesia masih memasuki tahap awal (early stage).

Menurutnya, reflection industry masih early dan pembeli kendaraan listrik roda empat saat ini masih di segmen orang kaya yang sudah punya mobil.

"Early adopter adalah mereka, namun belum (masuk ke tahapan) mass consumption,” kata I Dewa Made Susila dalam temu media terbatas di Jakarta, Minggu (13/11/2022) malam.

Baca Juga: Honda Resmikan Dealer Terbaru di Kota Palu, Perluas Jaringan dan Lebih Dekat Dengan Konsumen

Ia juga mengatakan, hal ini mengacu pada masa pengenalan kendaraan listrik, baik roda empat maupun roda dua kepada masyarakat.

Selain itu, termasuk dinamika dan karakteristik masing-masing kendaraan serta konsumen di Indonesia.

“Ada beberapa karakter kendaraan listrik yang beda dengan kendaraan konvensional. Misalnya komposisi harga baterai yang lebih besar daripada komponen lainnya,” ujarnya.

“Serta perilaku unik nasabah kendaraan Indonesia yang memikirkan banyak hal, termasuk harga jual. Harga secondary (kendaraan listrik) terbentuk pasarnya,” sambungnya.

Baca Juga: Tampilan New Honda Scoopy Terbaru Makin Stylish, Lebih Fresh dan Cocok Untuk Anak Muda

Faktor lain yang masih menjadi pertimbangan bagi masyarakat sebagai konsumen untuk beralih membeli kendaraan listrik adalah perawatan (maintenance), hingga detail soal pengisian daya.

“Ini baru tahap awal. Semua konsumen, produsen, dan perusahaan pembiayaan juga belajar soal karakteristik ini agar fair. Kita juga masuk ke segmen pembiayaan itu (EV),” kata I Dewa Made Susila.

Ia pun berpendapat bahwa Indonesia telah berada di jalur yang tepat menyusul tren negara-negara dunia yang telah mengarah menuju transisi kendaraan ramah lingkungan.

Baca Juga: Rekomendasi Aplikasi Seluler Hiburan, Isi Waktu Sengganggmu dengan Hal Menyenangkan

Di Eropa, misalnya. Negara-negara Uni Eropa baru-baru ini untuk menghentikan kendaraan pembakaran internal (ICE) secara bertahap pada tahun 2035.

Halaman:

Editor: Jhonatan Raga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X